PELURU TAK BERTUAN

Oleh: Faizah Rayhana (8B)

Masanya telah tiba

Satu- persatu pahlawanku gugur

Hingga tak dapat terhitung jumlahnya Darah bercucuran dimana-mana

Diikuti tangisan deras menyusul

Bambu runcing yang senantiasa digenggam

Kini tertancap dengan sangat sadis di tubuh pahlawanku Peluru tak bertuan menembus dadamu

Kematian para pahlawanku disaksikan dengan tidak layak Kekerasan terjadi dimana-mana

Tak membuat rasa kasihan para penjajah tercubit

Kini para pahlawanku gugur atas perjuangan yang tak akan terlupakan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

Berita Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru:

GENERASI MUDA

karya: Azzahra Alma Luna (VIII-B) Pemuda adalah harapan masa depan

Di Ujung Labirin

Ia meneguk minumannya  pelan  sambil memandang keluar jendela kamarnya. Tiupan